Tim Yang Dibela Messi Selalu Jadi Favorit Juara

Tim Yang Dibela Messi Selalu Jadi Favorit Juara

Legenda sepakbola Inggris, Gary Lineker sepertinya sangat mengagumi sosok bintang utama Barcelona, Lionel Messi. Bahkan, lewat pernyataan terbarunya, yang bersangkutan mengklaimn bahwa tim yang dibela Messi, entah di level klub atau Internasional, selalu mampu jadi Favorit dalam sebuah kompetisi.

Tim Yang Dibela Messi Selalu Jadi Favorit Juara

Sebagaimana diketahui, Lionel Messi memang selalu jadi sorotan dalam sebuah pertandingan sepakbola, entah di level Internasional ataupun di level klub. Setiap kehadiran Messi di Tim Nasional Argentina, tim tango selalu diunggulkan dalam kompetisi Internasional. Terbukti, meski gagal juara, Argentina selalu melaju ke final dalam tiga kompetisi Internasional terakhir, termasuk saat Piala Dunia 2018 kemarin.

Sedangkan bersama Barcelona, kiprahnya tak perlu diragukan lagi, dia sudah memenangkan empat trofi Liga Champions Eropa bersama Raksasa Catalan, dua kali Treble winner, dan beberapa gelar bergengsi lainnya sejauh ini. Di samping itu, Messi juga telah mengoleksi sejumlah prestasi pribadi seperti Lima Trofi Ballon d’Or.

Tak heran jika banyak pihak yang mengagumi sosok berusia 30 tahun ini, dan aksinya di atas lapangan selalu jadi yang paling dinantikan. Bahkan, Legenda Inggris, Gary Linejer menilai bahwa tim yang dibela oleh Lionel Messi akan selalu jadi Favorit di setiap kompetisi.

“Saya melihat Barca dalam kondisi bagus, kokoh dan mungkin sudah lebih baik dari sisi pertahanan, mereka terorganisir dan mereka bermain sangat bagus di La Liga, mereka hampir selalu menang. Mereka juga punya kans juara Liga Champions. Saya melihat mereka dalam kondisi bagus. Tim yang diperkuat oleh Messi selalu menjadi favorit.” tutur Lineker.

Lebih lanjut, Lineker turut berbicara mengenai situasi tak kondusif yang tengah dialami Real Madrid saat ini. Diakuinya, sangat jarang untuk melihat tim bertabur bintang seperti Real madrid mengalami situasi pelik seperti sekarang ini.

“Bukan sesuatu yang wajar melihat Madrid tertinggal jauh seperti ini. Mereka tidak terlalu kuat saat ini. Barca masih belum menelan kekalahan di La Liga dan hampir bisa dipastikan bakal menjadi juara.”

3 Pemain Ini Dipercaya Akan Tinggalkan Real Madrid

3 Pemain Ini Dipercaya Akan Tinggalkan Real Madrid

Situasi pelik yang dialami Real Madrid musim ini memang mengecewakan bagi para penggawa arahan Zinedine zidane. Mereka terancam gagal mempertahankan gelar juara La Liga Spanyol setelah tertinggal 21 poin dari pemuncak Barcelona, dan di satu sisi juga telah tersingkir dari ajang Copa Del Rey. Di ajang Liga Champions Eropa, Real madrid diragukan bakal mampu melangkah ke babak perempat final lantaran akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain yang superior, pada dua leg babak 16 besar. Karena sederet fakta tersebut, Real Madrid pun dipercaya akan kehilangan beberapa pemain andalan mereka. Setidaknya ada tiga pemain yang diyakini akan meninggalkan Santiago Bernabeu, siapa saja ?

3 Pemain Ini Dipercaya Akan Tinggalkan Real Madrid

1. Cristiano Ronaldo

Tak perlu dipertanyakan lagi peranan seorang Cristiano Ronaldo dalam kesuksesan Real madrid dalam beberapa tahun terakhir ini. Belakangan juga, dia dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan Santiago Bernabeu. Kali ini, Bintang asal Portugal tersebut kembali dikaitkan dengan isu hengkang, dan alasannya adalah karena Real madrid terancam tanpa gelar di akhir musim nanti. Jika itu terjadi, bisa saja Cristiano Ronaldo mulai mempertimbangkan kelanjutannya bersama Los Blancos.

2. Karim Benzema

Sebenarnya, isu kepindahan Karim Benzema dari Real Madrid sudah terdengar selama beberapa tahun terakhir. Striker asal Prancis tersebut dinilai tak kunjung mampu menampilkan performa apiknya selama beberapa tahun terakhir. Nah, dipercaya musim panas nanti benar-benar menjadi waktu bagi Karim Benzema meninggalkan Santiago Bernabeu.

3. Keylor Navas

Keylor Navas merupakan salah satu dari sedikit pemain Real Madrid yang tampil konsisten. Namun, kiper Kosta Rika itu selalu diremehkan dan tak disukai di Bernabeu karena para fans menunggu kehadiran David De Gea. Keinginan raksasa Spanyol merekrut kiper Manchester United itu bukan rahasia lagi. De Gea pernah nyaris bergabung dengan Los Blancos pada 2015 ketika beberapa dokumen yang gagal membuat semuanya berantakan.

Deretan Transfer Yang Gagal Penuhi Ekspektasi Fans

Deretan Transfer Yang Gagal Penuhi Ekspektasi Fans

Bursa transfer musim dingin masih dibuka, setidaknya sampai 31 januari 2018 besok, itu artinya masih ada waktu bagi wacana-wacana transfer untuk diwujudkan. Bicara soal transfer, sebenarnya sebagian besar diantaranya dianggap sebagai spekulasi, terlebih bagi mereka yang menghabiskan kocek besar untuk mendaratkan amunisi anyar. Terkadang transfer seorang pemain berhasil memenuhi bahkan melampaui ekspektasi para fans, namun tidak sedikit juga yang gagal. Dalam bahasan kali ini, kami akan menyebut sederet transfer yang dinilai gagal penuhi ekspektasi, siapa saja ?

Deretan Transfer Yang Gagal Penuhi Ekspektasi Fans

 

1. Bojan Krkic

Krkic adalah salah seorang eks talenta berbakat di masa lalu, bahkan dia pernah digadang-gadang sebagai the New Lionel Messi saat kemunculannya bersama dengan Barcelona. Tak heran jika para fans Stoke City merasa begitu gembira saat mengetahui eks pemain Barcelona itu merapat ke klub kesayangan mereka. Tapi pemain Kroasia tak mampu penuhi ekspektasi klub, diapun kini dipinjamkan ke Deportivo Alaves demi mendapaktan kesempatan bermain lebih banyak.

2. Michael Owen

Siapa yang tak kenal Owen ? Dia adalah pemenang Ballon d’Or di tahun 2003, karena performa gemilangnya bersama Liverpool dengan mencetak 118 gol dari 216 penampilan di semua ajang. Tak heran, para fans Manchester united girang bukan main, saat mengetahui Owen mendarat di Old Trafford pada tahun 2009, bahkan saat itu, klub mempercayainya mengenakan Nomor 7 , yang terkenal melegenda itu. Sayang, karir Owen di Manchester united tak bisa dikatakan sukses dan sesuai ekspektasi.

3. Sol Campbel

Sol Campbell menandatangani kontrak lima tahun dengan klub League Two, notts City setelah klub diakuisisi yang juga membuat mantan bos Inggris Sven-Goran Eriksson mengambil alih kursi kepelatihan di Meadow Lane. Dari kontrak yang seharusnya lima tahun Campbell hanya bertahan dalam satu pertandingan. Baru tiga hari setelah debutnya melawan Morecambe, mantan pemain Arsenal itu memutuskan untuk mengakhiri kontraknya.

Pencetak Hattrick Terbanyak Dalam Sejarah Liga Champions

Pencetak Hattrick Terbanyak Dalam Sejarah Liga Champions

Mencetak Gol di ajang Liga Champions Eropa bukanlah perkara yang mudah, para pemain top dunia telah membuktikan hal tersebut. Hanya mereka yang memang benar-benar berkualitas yang mampu mencatatkan namanya beberapa kali di papan skor. Lantas bagaimana dengan Hattrick ? sejauh ini, sudah ada beberapa pemain yang mengukir cukup banyak hattrick di ajang Liga Champions Eropa, dan mereka dibawah ini adalah yang terbanyak dengan catatan tersebut.

Pencetak Hattrick Terbanyak Dalam Sejarah Liga Champions

1. Cristiano Ronaldo

Tak salah orang-orang menjuluki bintang Portugal ini sebagai ‘mesin gol’, karena faktanya Cristiano Ronaldo memang merupakan seorang pencetak gol ulung. Di ajang Liga Champions Eropa, dia adalah top skorer sepanjang masa dengan 114 gol. Tak hanya itu, Ronaldo juga merupakan pencetak hattrick terbanyak dalam sejarah UCL Dengan total tujuh hattrick.

2. Lionel Messi

Namun, tak hanya Cristiano Ronaldo saja yang mencatatkan banyak hattrick di ajang Liga Champions Eropa, ada pemain yang lebih muda dan merupakan rival abadinya selama ini, lionel Messi. Pentolan utama Barcelona tersebut faktanya juga telah mengoleksi tak kurang dari 7 Hattrick sepanjang kesertaannya di ajang Liga Champions Eroopa bersama dengan raksasa Catalan.

3. Filipo Inzaghi

Well, selain kedua pemain diatas, tak ada lagi pemain lain yang mampu mencetak lebih dari tiga hattrick di ajang Liga Champions Eropa. Mantan juara Piala Dunia dan dua kali juara Liga Champions, Filippo Inzaghi mencetak tiga hattrick di kompetisi tersebut. Dia mencetak dua hattrick untuk Juventus saat melawan Dynamo Kyiv dan Hamburg pada tahun 1998 dan 2000. Satu lagi saat memperkuat AC Milan ketika melawan Deportivo La Coruna pada tahun 2002.

4. Mario Gomez

Kendati tak lagi bersinar saat ini, tapi sosok Mario Gomez tetaplah dikenang sebagai salah satu eks pemain andalan Bayern Munchen. Sama seperti Inzaghi, Gomez juga telah mengoleksi tiga hattrick sepanajng bermain di ajang Liga champions Eropa.

Douglas Costa Akui Masih Berhubungan dengan Pep

Douglas Costa Akui Masih Berhubungan dengan Pep

Gelandang andalan Juventus, Douglas Costa mengaku masih cukup sering berhubungan dengan mantan pelatihnya di Bayern Munchen, Pep Guardiola yang sejak musim kemarin menangani Manchester City. Menurut pemain asal Brazil ini, mantan juru taktik Barcelona tersebut adalah sosok manajer pemain terbaik dunia.

Douglas Costa Akui Masih Berhubungan dengan Pep

Sebagaimana diketahui, Douglas Costa dan Pep Guardiola memang pernah bekerja bersama-sama di Allianz Arena pada periode 2015 sampai 2016. Keduanya kemudian berpisah dengan Douglas Costa yang dipinjamkan ke Juventus pada bursa transfer musim panas tahun 2017, sementara itu Pep Guardiola hengkang ke Manchester City lebih dulu setahun sebelumnya.

Saat Guardiola tiba di Etihad Stadium, Costa sebenarnya kerap kali dikaitkan dengan Manchester city, namun yang bersangkutan yang kala itu masih membela Bayern Munchen tidak meninggalkan Allianz Arena untuk klub Premier League. Justru pada akhir musim 2016/17 kemarin, mantan pemain Shakhtar Donetsk ini bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus.

Nah, kendatipun pada akhirnya memilih jalan yang berbeda dan tidak bereuni dengan mantan pelatihnya itu, namun Costa mengaku masih tetap terhubung atau sering berkontak dengan Guardiola. Menurut pemain asal Brazil ini, Pep Guardiola adalah sosok yang unik dan manajer terbaik dunia.

“Guardiola adalah sosok yang unik, Dalam pandangan saya, dia adalah pelatih terbaik di dunia. Saya amat sangat mengapresiasinya. Kami masih sering bertukar pesan.” ujar pemain kelahiran Brasil tersebut.

Costa didatangan Juventus dari Bayern pada musim panas lalu dengan status sebagai pemain pinjaman.

Gelandang sayap berusia 27 tahun itu tampil dalam 15 pertandingan Serie A bagi Juve sepanjang musim 2017/18 dengan mengepak dua gol dan empat assist.

Erik Lamela Terkagum-Kagum Dengan Messi

Erik Lamela Terkagum-Kagum Dengan Messi

Salah seorang gelandang andalan Tottenham Hotspur asal Argentina, Erik Lamela, baru-baru ini bercerita tentang pengalaman mengesankan yang ia rasakan saat berlatih bersama dengan pemain terbaik dunia lima kali, Lionel Messi di timnas Argentina. Eks AS Roma ini mengaku begitu mengagumi sosok La Pulga.

Erik Lamela Terkagum-Kagum Dengan Messi

Sebagaimana diketahui, gelandang Tottenham Hotspur tersebut pertama kali mendapatkan kesempatan membela Tim Nasional Argentina pada tahun 2011 silam, dimana saat itulah dia pertama kali mendapat kesempatan berlatih dengan Bintang utama Barcelona, Lionel Messi. La Pulga sendiri merupakan bintang andalan bagi Les Albiceleste dan Barcelona sendiri.

Selama ini, pemain berusia 30 tahun tersebut memang dikenal memiliki skill yang mumpuni dan seorang pencetak gol ulung. Memenangkan lima ballon d’Or sepanjang karirnya sejauh ini, dan telah meraih trofi Liga Champions Eropa sebanyak empat kali bersama dengan Raksasa Catalan.

Tak heran jika Lamela mengaku begitu mengagumi sosok Lionel Messi yang selama ini dia lihat di layar kaca, kini jadi rekan dalam sesi latihan tim Nasional Argentina. Lamela begitu kagum melihat apa yang bisa dilakukan oleh Lionel Messi, bahkan menyebut skill nya terlalu bagus untuk disamakan pemain lain.

“Dia terlalu hebat. Cara dia bermain benar-benar gila. Semuanya terlalu mudah untuknya, itulah mengapa dia menjadi pemain terbaik dunia. Saya benar-benar menikmati permainannya. Saya berkata: ‘Ini tidak normal’. Bagaimana dia bermain sungguh luar biasa, sulit dipercaya. Dia terlalu hebat.” Demikian kata mantan pemain AS Roma ini.

Messi mencetak satu gol ketika Barcelona menang 2-0 atas Espanyol di leg kedua perempat final Copa del Rey semalam dan memastikan timnya maju ke babak empat besar. Sementara itu, Lamela masih menjadi andalan Tottenham Hotspur di lini tengah. Musim kemarin dia membantu tim arahan Mauricio Pochettino tersebut finish di peringkat ke-2 pada klasemen akhir.

Mourinho Sebut Alexis Sanchez Lengkapi Manchester United

Mourinho Sebut Alexis Sanchez Lengkapi Manchester United

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, benar-benar menyambut positif kedatangan penyerang asal Chile, Alexis Sanchez pada bursa transfer musim dingin tahun ini. Pelatih asal Portugal memandang kedatangan Sanchez adalah pelengkap yang sempurna bagi Manchester united untuk sisa kampanye musim ini.

Mourinho Sebut Alexis Sanchez Lengkapi Manchester United

Sebagaimana diketahui, kesepakatan akhirnya tercapai antara pihak Manchester United dengan Arsenal untuk pertukaran pemain, dengan kubu United yang melepas Henrikh Mkhitaryan ke Emirates, sementara itu Arsenal melepas pemyerang mereka, Alexis Sanchez ke Old Trafford. Ya, pemain Tim nasional Chile tersebut resmi mengenakan kostum Manchester United untuk ikatan kontrak hingga tahun 2022 mendatang.

Kedatangan Sanchez tentu saja disambut antusias oleh para fans Manchester United, mengingat sebelumnya mantan bintang Barcelona ini tampil cukup bagus bersama dengan rival mereka, Arsenal. Pun juga demikian dengan manajer Jose Mourinho. Pelatih asal portugal ini sudah melihat kegemilangan Sanchez saat dia masih menangani Real Madrid pada periode 2011 sampai 2013.

Bagi The Special One, Sanchez adalah salah satu pemain terbaik dunia, dan melengkapi skuat Manchester United yang menurutnya masih sangat muda.

“Alexis adalah salah satu pemain depan terhebat di dunia dan dia akan melengkapi skuat kami yang sangat muda, yang di dalamnya terdapat pemain depan bertalenta,”

“Dia akan menghadirkan ambisi, tekad dan kepribadian – itu adalah kualitas pemain Manchester United dan seorang pemain yang akan membuat tim ini semakin kuat dan membuat suporter bangga akan dimensi dan nama besar klub,” kata Mourinho dikutip dari laman resmi klub.

Di United, Sanchez meneken kontrak berdurasi empat setengah tahun, dengan bayaran gaji sebesar 23 Juta poundsterling per musim. Sanchez juga resmi mewarisi nomor punggung 7 di old Trafford.

Eden Hazard Tegaskan Bahagia di Chelsea

Eden Hazard Tegaskan Bahagia di Chelsea

Bintang andalan Chelsea asal Belgia, Eden Hazard, angkat bicara mengenai klaim sang ayah terkait ketertarikannya bergabung dengan raksasa La Liga Spanyol, Real madrid. Ditegaskan oleh sang pemain bahwa dia masih sangat bahagia di Chelsea.

Eden Hazard Tegaskan Bahagia di Chelsea

Eden Hazard, 26 tahun, bisa dikatakan sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, yang bersankgutan sudah jadi sorotan terkait dengan performa apiknya bersama dengan Chelsea. Dia juga adalah sosok dibalik keberhasilan CHelsea memenangkan dua titel Premier League dalam tiga tahun terakhir.

Tak heran jika Hazard kemudian dikait-kaitkan dengan raksasa eropa sekelas Real madrid dan Barcelona. Bahkan, baru-baru ini muncul klaim dari Thierry Hazard yang merupakan ayah kandung dari Eden Hazard. Dikatakan Thierry bahwa anaknya tidak akan memperpanjang kontraknya di Chelsea demi menantikan tawaran dari Real Madrid.

Perkataan dari sang ayah tentu sempat mencemaskan para fans chelsea, dan saat ditanya mengenai hal tersebut, Hazard sendiri mengaku sudah memberitahu ayahnya untuk tidak banyak berbicara kepada media.

Dan Hazard juga menegaskan bahwa dia sangat fokus pada Chelsea untuk target di akhir musim ini, meski demikian, Hazard juga tak bisa mengabaikan peluang untuk pindah di akhir musim nanti.

“Ayah saya mengatakan hal-hal yang buruk [di media],” kata Hazard kepada wartawan setelah membantu Chelsea menang di markas Brighton pada akhir pekan kemarin. “Ya. Saya sudah berbicara dengan dia [untuk tidak banyak bicara di media], jangan khawatir.

“Saya sendiri fokus dengan Chelsea. Saya masih punya dua tahun kontrak dan saya senang berada di sini. Seperti yang saya tekankan sepuluh kali sebelumnya, saya ingin menuntaskan tahun ini dan kemudian kita lihat nanti. Namun saya bahagia di sini.”

Di Chelsea, pemain berusia 27 tahun itu terikat kontrak hingga Juni 2020 mendatang.

Bersimbah Darah, Cristiano Ronaldo Ternyata Tak Apa-Apa

Bersimbah Darah, Cristiano Ronaldo Ternyata Tak Apa-Apa

Pesta Gol Real Madrid ke gawang Deportivo La Coruna kemarin diwarnai oleh peristiwa dimana bintang utama Los Blancos, Cristiano Ronaldo bersimbah darah. Banyak informasi mengenai situasi terkini Bintang Portugal tersebut, namun pelatih Zinedine Zidane menegaskan bahwa pemain andalannya tersebut tidak apa-apa.

Bersimbah Darah, Cristiano Ronaldo Ternyata Tak Apa-Apa

Sebagaimana diketahui, Real Madrid menjamu Deportivo La Coruna dalam lanjutan La Liga Spanyol Jornada ke-20. Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Santiago Bernabeu tersebut, Real Madrid tampil menggila, mencetak tujuh gol ke gawang tim tamu dan hanya kebobolan satu gol saja. Well, kemenangan besar ini tentu saja sangat penting untuk mengembalikan rasa percaya diri tim besutan Zinedine Zidane setelah sebelumnya mendapati serangkaian hasil yang negatif.

Akan tetapi, kemenangan Real Madrid tersebut diwarnai dengan insiden yang terlihat cukup serius, dimana penyerang andalan Los Blancos, Cristiano Ronaldo terlihat mengalami pendarahan pada bagian kepalanya. Sempat terdengar kabar bahwa Ronaldo mengalami cedera parah, namun kabar ini kemudian dibantah oleh Manajer Zinedine zidane selepas pertandingan.

“Dia mengalami luka dan saya kira dia mendapat dua atau tiga jahitan. Dia baik-baik saja. Saya selalu ingin semua pemain saya bisa turun. Kapanpun mereka absen, saya tak bahagia,” Demikian ujar juru taktik asal Prancis tersebut.

Lebih lanjut, Zidane mengaku puas dengan penampilan para pemain nya secara keseluruhan, karena dengan fakta bahwa dua bek utama tengah menepi karena cedera, timnya tetap mampu tampil bagus. Terlebih Gareth Bale yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.

“Kami tampil tanpa dua bek tengah saat ini dan saya tidak bahagia soal itu. Kami harus terus mengingatkan diri sendiri bahwa ketika ada pemain yang cedera, kami selalu punya orang lain yang bisa menggantikannya dengan baik. Saya bahagia untuk Gareth karena dia terus bermain konsisten.” tutur Zidane di Sportsmole.